IMG_3667

Tradisi Menceburkan Mahasiswa Esa Unggul yang berulang tahun di Danau Kampus Emas (25/5).

IMG_3739

Pedagang Kaki Lima sekitar Gedung Walikota Jakarta Barat masih berjualan meskipun larangan berjualan sudah diumumkan (24/5).

IMG_4029 (2)

Mujaidi, Tukang Parkir Pasar Baru beristirahat setelah lelah seharian bekerja (25/5).

Keterangan : Foto diambil oleh Darlena

Hiburan Menengah Kebawah Dikawasan High Class

                Kebiasaan nangkring alias nongkrong menjadi hiburan bagi pribadi orang  yang sedang penat dengan aktifitas rutinnya. Menikmati sisi kota dengan berlesehan, bersenda gurau bersama kawan dan makan-minum seadanya menjadi fashion bagi mereka. Lain hal dengan mereka yang elit, mereka memilih bersosial disalah satu kawasan yang mewah dan berkelas.

                Meskipun dikepung kawasan High Class, hal ini tidak jadi persoalan “gengsi” bagi meraka untuk tetap nongkrong. Sekedar untuk duduk atau mengobrol tempat ini didaulatkan oleh mereka sebagai tempat melepas penat melepas penat.

                PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) di Puri Kembangan menjadi pusat wisata yang murah bagi mereka yang menengah kebawah, meski di “gitari” oleh Puri Mall, Harley Davidson, Hypermart, Carefoure, Lippo Mall Puri, Matahari Store, IPEKA Puri, Apartemen The Windows Tower, Walikota Jakarta Barat, Apartemen Puri, dan Rumah sakit Puri Indah.

 

  klo
(Foto : Darlena)w

 

Bagi yang bertempat tinggal di Puri Kembangan sudah hapal betul dengan kawasan tersebut. CNI merupakan PT Citra Nusa Insan Cemerlang bisnis  multi level marketing (MLM) di Puri Kembangan, Jakarta barat. Sejak 2003 gedung pencakar langit ini menghiasi cantik tempat hiburan yang multi fungsi bagi kalangan menengah ke bawah. CNI mempunya taman yang hijau dan lahan untuk sekedar duduk yang terbentang terbatasi kali di tengahnya. Biasanya orang – orang menghabiskan lebih dari satu jam hanya duduk dan mengobrol.

kl
(Foto : Darlena)cni

                Di saat pagi, orang – orang dapat berolahraga dengan keluarga atau sekedar bermain di taman sekitar CNI. Jika malam telah tiba, suasana sekitar CNI ramai dipadati pengunjung, pedagang, pengamen, pemulung, kawula muda dan kawula tua pun tidak pernah absen. Live music pun menambah warna positif bagi hiburan malam di CNI.

               “Kalo gue suka nongkrong di CNI sepulang kuliah, gue biasa nongkrong lebih dari delapan sampai dua belas jam sehari, disini asyik. Gue udah kenal semua pedagang, pengamen dan kepala keamanan disini,” Ujar Paulusta Simbiring mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikas Universitas Esa unggul saat diwawancarai di CNI (08/04).

                Menurut Paul (nama panggilannya), pengaruh kawasan high class tidak pengaruh terhadap pengunjung. Karena mereka yang elit tidak pernah mempedulikan  kami yang nongkrong di CNI. Terpenting bagi kami happy dan tidak ada orang yang mengganggu. Serupa dengan pendapat Fernand Turnip warga Puri Kembangan, sekedar duduk dipinggir kali CNI, ngopi, ngrokok , dan ngobrol bersama teman-teman membuat penat berkurang. “Suguhan pemandangan yang terkesan luas membuat otak  saya fresh disini,” ujarnya sambil menghisap udara CNI malam itu.

Dimanapun tempat nongkrong, high class atau middle class yang utama kenyamanan dan isi kantong yang anda punya. Usahakan tidak memaksakan diri untuk terlihat eksis dengan gaya nongkrong ala kaum elit.

 

Neng Darlena Nurhasanah.

WARISAN CERITA KUNO GERHANA BULAN

Ditengah era globalisasi dan kecanggihan teknologi, rupanya masih ada saja daerah yang mempercayai mitos. Misalnya pada gejala alam gerhana bulan. Masi banyak daerah yang berpandangan bahwa peristiwa langka yang satu ini mengandung unsur mistis yang diturunkan nenek moyang mereka, walau pada akirnya beberapa mitos menjadi legenda dalam budaya daerah.

MITOS TERATAS TENTANG GERHANA BULAN

  1. Kala (raksasa) menelan bulan

gerhana-bulan

Sumber : google.com

Bali. Orang Bali sibuk membuyikan kentongan atau benda apa saja yang bisa di pukul dan menghasiklan suara nyaring saat gerhana bulan. Tujuannya untuk mengusir Kala Rahu yang akan menelan bulan. Mitos ini tertuang dongeng  Purana yang sangat populer di Indonesia.

Dahulu  seorang asura bernama Rahu menyamar menjadi seorang dewa. Ia pun turut serta bersama para dewa yang menunggu gilirannya untuk mendapatkan amerta (keabadian). Namun, tipuan Rahu diketahui oleh Dewa Surya dan Candra. Mereka pun segera memberitahu Dewa Wisnu. Tepat saat tirta amerta mengalir di tenggorokan Rahu, Dewa Wisnu memenggal kepala Rahu dengan senjata Cakra Sudarsana. Meskipun kepala dan badannya telah terpisah, namun Rahu mampu hidup sebab tirta amerta telah mencapai tenggorokannya. Akhirnya kepala tersebut marah dan bersumpah akan menelan Surya (matahari) dan Candra (bulan). Hal tersebut mengakibatkan terjadinya gerhana. Karena kepala Rahu tidak tersambung ke perutnya, maka Surya dan Candra dapat membebaskan diri setelah mereka tertelan.

Jawa.  Dahulu jika terjadi gerhana, penduduk jawa berbondong-bondong menyembunyikan balita mereka di dalam tempayan, kolong tempat tidur dan tempat aman lain demi menghindarkan bocah-bocah itu dari shang Batara Kala, raksasa dalam cerita pewayangan yang gemar memakan balita. Sementara itu kaum laki-laki beranjak memukul kentongan beramai ramai untuk mengusir sang kala sesegera mungkin.

 

China. Kebudayaan kuno China meyakini bahwa gerhana bulan terjadi karena seekor naga raksasa murka dan memangsa bulan. Fenomena ini mereka sebut ” CHIH ” yang artinya memangsa. Untuk mengusir naga, mereka membuat keributan dengan cara membunyikan petasan agar sang naga pergi. Hingga kini, meski sudah tidak diyakini lagi, guna melestarikan kebudayaan, membunyikan petasan saat gerhana kadangkala masih diadakan.

 

  1. Racun mematikan

Jepang. Orang Jepang percaya bahwa saat fenomena gerhana bulan muncul, terdapat racun yang disebarkan ke bumi. Untuk menghindari air di bumi terkontaminasi racun, mereka menutupi sumur-sumur mereka.

 

  1. Meninggalnya seorang tokoh

Prancis. Diceritakan bahwa Raja Louis akhirnya meninggal dalam histeria dan ketakutan saat malam dunia begitu gelap ketika terjadi gerhana bulan pada tahun 840. Menurutnya setan sebentar lagi turun ke dunia untuk mencabut nyawa.

Putra Rasulullah. Pernah terjadi gerhana pada masa Rasulullah SAW. Berdekatan dengan saat gerhana tersebut, putra Rasulullah yang bernama Ibrahim meninggal dunia.Sebagian orang kasak-kusuk, bahwa terjadinya gerhana ini adalah pertanda buruk meninggalnya putra Rasulullah. Maka setelah shalat gerhana, Rasulullah berkhutbah. Di antara isi khutbahnya dia bersabda: “Sesungguhnya matahari dan bulan merupakan dua tanda kekuasaan Allah Azza wa Jalla. Terjadinya gerhana matahari atau bulan itu bukanlah karena kematian seseorang atau kehidupannya. Oleh karena itu, jika kau menyaksikan gerhana bergegaslah untuk mengerjakan shalat,” (HR Muslim). Demikianlah Rasulullah menghancurkan mitos yang berkembang, sebelum mitos itu membesar.

  1. Tanda kemurkaan Tuhan

Bangsa Yunani kuno percaya jika terjadi gerhana bulan, hal tersebut merupakan tanda akan adanya bencana dan kerusakan di muka bumi. Bencana atau kerusakan tersebut dipercayai merupakan awal dari kemarahan Tuhan.

  1. Jaguar akan memakan bulan

Bangsa Inca kuno percaya bahwa ketika bulan purnama merah atau bulan darah menampakkan diri di langit, hal itu merupakan pertanda bahwa sedang akan terjadi hal buruk, yaitu jaguar akan menyantap bulan.Menurut tulisan bangsa Spanyol terdahulu, bangsa Inca takut setelah jaguar memakan bulan, hewan ini akan turun ke bumi dan memangsa semua manusia. Oleh karenanya, ketika muncul Gerhana Bulan , mereka akan membuat suara yang sangat gaduh dengan menabuh segala hal sampai berteriak-teriak.

  1. Bulan sedang sakit dan berdarah

Menurut kepercayaan suku asli Amerika dari utara California bernama Hupa, gerhana bulan darah merupakan pertanda bahwa bulan sedang sakit karena diserang oleh hewan peliharaannya sendiri.

Meskipun mitos-mitos diatas tidak masuk akal. Namun mitos tersebut merupakan kekayaan yang diwariskan dari nenek moyang.Mitos hanya keyakinan-keyakinan yang berdasarkan cerita atau legenda nenek moyang yang dihubungkan dengan fenomena alam, asal mula tempat,dll.

 

 

Neng Darlena Nurhasanah

 

Menuntun Sebuah Perjalanan Agustinus Wibowo

 

CBqyZu4UsAEmvak

(Foto diambil dari @avgustin88)

 

“Justru kita perlu bermimpi, karena mimpi itu yang menetukan perjalanan. Mimpi itu yang mengubah manusia.”

“Mimpi, kalau Cuma mimpi tok, yaa tidak berguna,” balas mama

“Tapi tanpa mimpi, tanpa cita-cita, orang tidak akan kemana- mana. Sejak kecil aku sudah ingin keliling dunia. Dengan membawa mimpi itu, aku berjalan, aku sungguh berjalan. Dan sekarang aku benar sudah lihat dunia.”

“Hidupmu juga seperti mimpi.”

Justru karena masih ada mimpi, kita jadi punya alasan untuk terus hidup, terus maju, terus berjalan, terus mengajar. Tanpa mimpi sama sekali, apa pula arti hidup ini?”

(Titik Nol,halaman 36)

Bagi sebagian orang backpacking hanya sekedar gaya hidup dan hobi.  Menapaki berbagai perjalan ke berbagai negara. Namun bagi Agustinus Wibowo, perjalanan merupakan nafas dan pemuas batin.

 

Menyibak misteri dari negara perang tanpa henti, kemiskinan, maut, bom bunuh diri, kehancuran, perempuan tanpa wajah dan ratapan pilu. Agustinus bukan berwisata ke Negara Asia Tengah yang sangat dihindari banyak orang. Ia bertandang ke Tajikistan, Kirgiztan, Kazakhastan,Uzbekistan, Turkmenistan dan Hindustan.  Dikemas dalam tulisan yang diterbitkan oleh PT Kompas Gramedia.

“Disini semua mahal, yang murah Cuma satu : nyawa manusia.”

Agustinus Wibowo menceburkan diri menjadi musafir sebuah perjalanan akbar menggitari dunia. Jurnalis reporter, fotografer, penulis buku Selimut Debu, Garis Batas dan Titik Nol membuka cakrawala pembaca untuk ikutserta didalam ceritanya. Bahasa yang dipergunakan sastra bercampur aduk dengan Bahasa yang ia temukan di Negara yang disinggahi menjadi pemikat bagi pembaca.

CBqymLyUAAADzN9CBqyot5UMAA7fNoCBqyqAlUAAIHaMG

(Foto : Darlena)

                Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) jurusan Informatika menjadi tempatnya menuntut ilmu selama satu semester. Kemudian ia memutuskan pindah ke Fakultas Komputer Universitas Tshinghua, Beijingdi tahun 2000.

Setelah lulus kuliah  2005, Agustinus memutuskan berpetualang  dari Beijing menuju Afrika Selatan. Namun karena satu hal dan lainnya ia tertahan di Afghanistan. Tekadnya yang berani dan full injection spirit, ia menjalani hidupnya sangat lepas dan bebas. Ia merogok kocek dari sakunya sendiri untuk biaya perjalanan ini. Untuk menyambung hidup ia sempat menjadi jurnlais di Afghanistan.

Talenta menggunakan bahasa asing membuat Agustinus tertantang ‘bergelandangan’ di negri orang. Pengalamannya yang pernah di tangkap polisi, tidak mandi selama dua bulan, kehilangan dompet dan trauma lain yang memenuhi memori. Ia berhasil sampai pada titik terakhir perjalanan. Berpertualang selama sembilan tahun dengan berbagai pengalaman.

Sastra yang kental dalam karya penulisannya membuat banyak orang kagum. Seperti dalam bukunya yang berjudul “Titik Nol” sebagai berikut :

“Agustinus telah menarik cakrawala yang jauh pada penulisan perjalanan (travel writing) di Indonesia. Penulisan yang dalam, pengalaman yang luar biasa, membuat tulisan ini seperti buku kehidupan. Titik Nol merupakan cara bertutur yang benar-benar baru dalam travel writing di negri ini.”

-Qaris Tajuhidin, editor Tempo dan Penulis Novel.

Sepenggal tulisan Agustinus Wibowo, “Perjalanan adalah belajar melihat dunia luar, juga belajar untuk melihat kedalam diri. Pulang memang adalah jalan yang harus dijalani semua pejalan. Dari Titik Nol kita berangkat, kepada Titik Nol kita kembali. Tiada kisah cinta yang tak berubah noktah, tiada pesta yang tanpa bubar, tiada pertemuan yang tanpa perpisahan, tiada perjalanan yang tanpa pulang,” Titik Nol halaman 531.

Kini ia menjadi redaktur  portal http://balebengong.net , sebuah portal upaya mewujudkan jurnalisme waga (citizenjournalism) bagi warga di Bali. Tulisannya dimuat beberapa media seperti kolom “Petualang” Kompas (www.Kompas.com), Pikiran Rakyat Republika dan Net Tv “ Berwisata Sekaligus Belajar.”

CBqyX_xUoAEST-hCBqy5z1UgAAgR0bCBqyXm4VEAIWqxs

(Foto : Darlena dan diambil dari @avgustin88 )

 

Aktif menulis berbagai fenomena di negri ini, tidak ia lupakan. Blog menjadi teman menuangkan ‘curhatan-curhatan’ atas apa yang ia lihat, ia dengar, ia raba dan ia rasakan.  Kunjungi http://agustinuswibowo.com ataupun kicauan di twitter @avgustin88.

 

 

 

 

Neng Darlena Nurhasanah

Musim kemarau melanda kota metropolitan terjadi dari april dan diperkirakan berakhir pada oktober 2014. Suhu udara di Jakarta mencapai 34-35 derajat celsius padahal suhu normal maksimal yaitu 33 derajat celcius. (Baca: Meteo.bmkg.go.id) Akibat meningkatnya temperatur di ibu kota, membuat beberapa kondisi kesehatan masyarakat menurun terutama di Puri Kembangan, Kebon Jeruk.

Suasana sauna dapat dirasakan di tengah hari saat kipas angin maupun air circulation (AC) tidak difungsikan. Apalagi jika aktifitas lebih banyak diluar ruangan lebih banyak dari aktifitas didalam ruangan. Jangkauan terserang penyakit lebih besar terjadi kepada seseorang yang beraktifitas diluar ruangan.

Dr. Iman Hilmansyah Klinik Puri Medical Center (PMC) di Jalan Puri Kembangan No. 17 menjelaskan bahwa pasien antara April hingga Oktober mengalami peningkatan tiap bulannya. Musim kemarau membuat pasien terjangkit beberapa penyakit diantaranya : Rhinitis, Faringitis, Disfagia, Gestroenteritis, Flu Singapura, Sakit Mata, Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), Penyakit kulit, dan Diare.

Menurutnya, hal ini disebabkan oleh temperatur bumi yang melejit hingga menurunkan kondisi daya tahan tubuh manusia. Anak- anak dan manula rentan terjangkit penyakit tersebut namun orang dewasa pun tidak sedikit yang berpatisipasi terjangkit. Debu yang bertebaran, sulitnya air sehingga mengkonsumsi air yang kurang layak dan kebersihan diri seperti mandi dan cuci.

Beberapa resep dokter untuk menjaga kondisi tubuh dimusim kemarau :

1. Menjaga kondisi daya tahan tubuh dengan pola makan, minum, dan tidur yang teratur. (Porsi tidur harus cukup minimal empat jam)

2. Memakan buah dan sayur yang banyak dikarenakan kandungan vitamin dan serat yang banyak bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

3. Olahraga yang rutin dan teratur.

4. Memakai penutup mulut dan hidung (masker) ketika melakukan aktifitas diluar ruangan, berkendaraan terbuka seperti motor.

5. Menjaga kebersihan diri seperti cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan.

Ada istilah bahwa “Orang Miskin Dilarang Sakit” benang merahnya bahwa sesungguh semua kalangan baik yang terbilang miskin ataupun kaya untuk biaya berobat sekarang itu tidak murah. Meskipun baru- baru ini pemerintahan meluncurkan ‘kartu penolong’ yang membantu biaya administrasi untuk pengobatan pada pasien yang kurang mampu, namun nyatanya belum adanya pemerataan untuk program ini. Maka sebisa mungkin jagalah kondisi daya tahan tubuh agar hidup sehat dan dapat kembali melakukan rutinitas lebih efektif dan maksimal.

Salam Sehat !!!

TUGAS STATISTIK KELOMPOK TERHADAP RESPONDEN PRODUK INDOMIE

NAMA: NENG DARLENA NURHASANAH

NIM: 201353026

UJI VALIDITAS DAN UJI RELIABILITAS

  • Uji Validitas (ujikesahihan)

merupakan suatu ukuran untuk mengetahui apakah kuesioner yang disusun tersebut itu valid atau sahih, maka perlu diuji dengan uji korelasi antara skor (nilai) tiap-tiap item pertanyaan dengan skor total kuesioner tersebut.

  • Uji Reliabilitas (uji keterandalan)

Merupakan suatu ukuran yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya (dapat diandalkan) atau dengan kata lain menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran tersebut tetap konsisten jika dilakukan hanya pada pertanyaan-pertanyaan yang sudah memenuhi uji validitas dan yang tidak memenuhi maka tidak perlu diteruskan untuk uji reliabilitas.

Hipotesis Penelitian

Hipotesis penelitian yang diajukan adalah “Kepuasan Konsumen Terhadap Produk Indomie (Y) di pengaruhi oleh Variabel Harapan Konsumen (X1), dan Kualitas Produk (X2)”.

2. Nilai Variabel Penelitian

Untuk memperoleh nilai masing-masing variable (Y, X1, dan X2) dengan menjumlahkan skor masing-masing pertanyaan yang diajukan.

  • Sangat Setuju diberi skor 5.
  • Setuju diberi skor 4.
  • Ragu-Ragu diberi skor 3.
  • Tidak Setuju diberi skor 2.
  • Sangat Tidak Setuju diberi skor 1.

Teknik Analisis Data dan Uji Hipotesis

Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda, dengan model persamaaan: Y = a + b1X1 + B2x2

Untuk menguji hipotesis digunakan Uji T (parsial), Uji F (serempak), dan R2, dengan menggunakan uji dua arah dan tingkat signifikan (alfa) sebesar 5%.

Untuk hasil penelitian, kami sertakan dalam file berikut,
HASIL PENELITIAN

Nama Kelompok

Kokom Komariah   (201352037)
Rumaesyah   (201352045)
Intan Putri A  (201352014)
Neng Darlena   (201353026)
Rizki Faja Riyanti  (201353029)
Muhammad Ricky D  (201352002)
Doni Aji Sukmana  (201058080)
Mutiara   (201358003)
Ressi Syofia M (201352019)

Tugas UAS Semester Ganjil 2013/2014

Nama               : Neng Darlena Nurhasanah

Nim                 : 2013.53.026

Fakultas           : FIKOM/ Jurnalistik

Dosen              : Mulyo. W

Mata kuliah      : Filsafat Ilmu dan Logika

 

Aksesoris yang disukai Anggota KSR-PMI Unit Universitas Esa Unggul

Sampel Data

No Nama Aksesoris yang disukai
1. Dika M Jam Tangan
2. Galih Jam Tangan
3. Fitri Aini Gelang
4. Valentina Kalung
5. Sonya P Jam Tangan
6. Intan KD Gelang
7. Abdul Anas Jam Tangan
8. Aliya Kemala Jam Tangan
9. Yboy R Jam Tangan
10. Andhika Yugo Jam Tangan
11. Alia Ubet Jam Tangan
12. Hermawan Jam Tangan
13. Rahma Nurul H Kalung
14. Eka Pusphita Cincin
15. Irfan Jam Tangan
16. Danang Jam Tangan
17. Sherly Cincin
18. Renato Cincin
19. Firda Anting
20. Diana Jam Tangan
21. Gama K Jam Tangan
22. Eka S Anting
23. Yamin Jam Tangan
24. Budi Jam Tangan
25. Ridduan Jam Tangan
26. Bimo Jam Tangan
27. Fori Jam Tangan
28. Wawan Jam Tangan
29. Nira Cincin
30. Suryadi Jam Tangan

 

Jika      :

Cincin adalah 5

Kalung adalah 18

Jam tangan adalah 30

Gelang adalah 20

Anting adalah 17

 

 

 

Pengolahan data

Nama Aksesoris X F X.F
Cincin 5 4 20
Kalung 18 2 36
Jam Tangan 30 20 60
Gelang 20 2 40
Anting 27 2 54
Jumlah 30 210

 

Mean

Rata- rata        =   210/30 =  7

Jadi sebagian anggota KSR-PMI Unit Universitas Esa Unggul yang menyukai aksesoris adalah 7

 

Median

Me  =1/2 . n          .30  = 15

Jadi titik tengah untuk aksesoris yang diminati oleh anggota KSR-PMI Unit Universitas Esa Unggul adalah 15 terletak pada aksesoris jam tangan

 

Modus

Mo = 60

Jadi Aksesoris yang paling banyak diminati oleh anggota KSR-PMI Unit Universitas Esa Unggul Adalah Jam tangan.

 

Nama                           : Neng Darlena Nurhasanah

Nim                             : 2013.53.026

Dosen                          : Mulyo . W

Mata kuliah                  : Filsafat Ilmu dan logika

Seksi                            : 03

 

 

Matematika

Matematika merupakan bahasa yang eksak, cermat dan terbebas dari emosi yang melambangkan serangkaian makna dari pernyataan yang disampaikan. Lambang matematika bersifat astifisal (tidak alami/buatan) yang mempunyai arti jika sebuah makna diberikan padanya tanpa itu matematika hanya kumpulan rumus-rumus yang mati. Bahasa yang berusaha untuk menghilangkan emosional dari bahasa verbal. Matematika memungkinkan ilmu menglami perkembangan dari tahap kualitatif ke kuantitatif. Penarikan kesimpulan matematika berfikir  secara deduktif  dengan menemukan pengetahuan baru berdasarkan premis-premis tertentu. Selain sebagai  bahasa matematika  berfungsi sebagai alat berfikir (analisis). Dosen ilmu filsafat mengatakan, “berbicaralah dengan bahasa matematika.”

 

Statistika

Statistika merupakan  ilmu sederhana dapat didefinisikan sebagai pengetahuan yang telah teruji kebenarannya. Semua pernyataan ilmiah bersifat faktual, dimana kosekuensinya dapat diuji dengan  mempergunakan  pancaindera maupun mempergunakan alat bantu pancaindera. Pengujian Empiris meupakan salah satu mata rantai dalam metode ilmiah dengan proses pengumpulan fakta yang  relevan dengan hipotesis yang diajukan. Penarikan kesimpulan statistika adalah secara induktif. Statistika merupakan saran berfikir yang diperlukan untuk memproses pengetahuan secara ilmiah.

 

 

Kesimpulan

Matematika bersifat deduktif dan penarikan  kesimpulanya pasti/mutlak sedangkan statistika bersifat deduksi dan penarikan kesimpulanya hanya kemungkinan.

 

 

 

 

 

Sumber buku : Filsafat Ilmu dan Logika Sebuah Pengantar Populer karya Jujun S Surjasumantri

Empathi social

 

Seiring meningkatknya perkembangan teknologi komunikasi, membuat peredaran berita atau informasi menjadi sangat cepat dari suatu tempat ke tempat yang lain. Baik itu media televisi internet ataupun handphone dan telepon, Disisi lain berita tersebut dapat berita yang baik ataupun jelek terutama berita bencana yang dapat meningkatkan emphati  sosial masyarakat.

Empati dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk menempatkan dirinya pada posisi orang lain melalui pemahaman secara emosional dan intelektual. Melalui empati, kita mengukur sesuatu bukan pada standar yang kita buat, melainkan pada ukuran orang lain. Simpati adalah ketertarikan seseorang kepada orang lain hingga mampu merasakan perasaan orang lain tersebut. Msyarakat dapat mengungkapkan perasaan empathi dan simpati melalui berbagai cara, seperti member sumbangan, menyiapkan relawan, ataupun turut berduka cita dalam hati saja.

Contohnya berita tentang bencana meletusnya gunung sinabung, banjir diberbagai daerah dan lainnya. Hal ini akan menggugah rasa empathi bahkan simpati dari masyarakat yang menerima berita, baik itu melalui tv maupun internet. Disisi lain pemberitaan tersebut menyebabkan peningkatan penggunaan media, sehingga perananya akan sangat penting, oleh karena itu peningkatan frekwensi penggunaan media komunikasi dapat dimunginkan oleh emphatic masyarakat yang meningkat seiring pemberitaan yang menggugah rasa empathi mereka

hal tersebut dapat meningkatkan frekwensi penggunaan social media sehingga berimbas pada keuntungan yang diperoleh media tersebut karena peningkatan frekwensi penggunaan dan rating penyiaran, hal ini merupakan ironi, suatu kesempatan dalam kesempitan

PRIBADI, DEFINISI KOMUNIKASI ANTAR. PENGANTAR ILMU KOMUNIKAS

http://www.antaranews.com/berita/407428/gunung-sinabung-meletus-lagi

http://parapenuliskreatif.wordpress.com/2010/03/24/simpati-dan-empati-dua-sifat-pribadi-jurnalis/

 

 

Tema tugas individual : “Mencari substansi dari satu kata pada 3 sumber buku dan simpulkan”
Nama : Neng Darlena Nurhasanah
Nim : 2013.53.026
Seksi : 03
Th. Ajaran : 2013
Membandingkan 3 Teori Perkembangan Kepribadian Manusia

Sumber :
1. A. Aziz Alimul Hidayat.2009.Pengantar Ilmu Keperawatan.Jakarta : Salemba Medika
2. Abu Ahmadi dan Widodo.2013.Psikologi Belajar.Jakarta :Rineka Cipta
3. Gorden Dryden dan Jeannetta Vos.2000. Revolusi cara belajar.Bandung: Kaifa

Usia

Teori Psikoseksual Freud

(Buku Ilmu keperawatan anak 1)

Teori Psikososial Erikson

(Buku “Psikologi Belajar”)

Teori Plaget

(Buku “Revolusi cara Belajar”)

Masa khusus kongnitif

Kesimpulan

0 – 7,0

Tahap kepuasan perkembangan pada daerah oral (0-1tahun) makan dan mulai bersuara, 1-3 tahun dimulai tahap angka, narsistik dan egoistik, obsestif, pandangan sempit dan gangguan pemikiran, introvert, kurang pengendalian diri, Tahap oehipal/phalik 3-5 tahun, mulai merasa suka pada lawan jenis

Tahap percaya pada 1 tahun pertama orang tua dan lingkungan untuk bersosialisasi, selanjutnya kemandirian 1-3 tahun kemandirian mulai dari aspek motorik dan bahasa, selanjutnya tahap inisiatif, anak mulai belajar mencari pengalaman baru secara aktif

Periode gerak Indrawi sejak kelahiran hingga 2 tahun : Memperoleh pengetahuan dasar lewat indrawi.

Masa Peroperasional, sejak sekitar 2-7 tahun : mengembangkan keterampilan bahasa dan menggambar, namun egois dan tidak bisa mengerti penalaran abstrak dan penalaran logika.

Tahap keemasan, anak memperoleh pengetahuan dasar secara indrawi. dimulainya kemandirian aspek motorik dan bahasa.

7,0 – 12,0

Tahap laten 5-12 tahap pubertas, berhadapan langsung pada tuntutan sosial suka berhubungan dengan teman sebayanya,

Tahapan rajin beraktifitas anak akan selalu mulai untuk mencapai sesuatu yang diinginkannya sebagai prestasi,

Masa operasional nyata,

sejak usia 7-10 tahun

Mulai berpikir logis, menyusun pengetahuan, mengklasifikasi objek dan memikirkan masalah

Tahap pubertas, anak berhubungan dengan teman sebayanya, mulai berpikir logis dan realistis,mengklasifikasikan objek dan memikirkan masalah.

12,0 – 18,0

-….

Tahap genital 12 tahun keatas kepuasan mengarah pada perasaan cinta yang matang terhadap lawan jenis

Anak mulai mencari identitas dan perannya di masyarakat sesuai dengan fisik,perkembangan usia,tahap selanjutnya mencoba berhubungan dengan teman sebaya kelompok masyarakat serta menjalin keakraban

Masa Operasi formal. Sejak 11-15 tahun:

Anak-anak mulai berargumen secara realistis tentang masa depan dan berhubungan dengan abstraksi

Perkembangan kepribadian mengarah pada perasaan cinta terhadap lawan jenis,anak mulai mencari identitas.